LST KRI Teluk Bintuni Akan Diluncurkan 28 Agustus

26 Agustus 2014

Kapal LST KRI Teluk Bintuni 520 (photos : Saibumi, Jee)

PT DRU Lampung Akan Luncurkan KRI Teluk Bintuni Malam Hari

Saibumi.com, Bandar Lampung – Tiga hari menjelang peluncuran kapal perang khusus pengangkut tank, KRI Teluk Bintuni ke laut. KRI Teluk Bintuni yang merupakan produksi galangan kapal dari Lampung yakni PT DRU.

“Dijadwalkan launching Kamis, 28 Agustus 2014. Semoga tidak terjadi apa-apa sehingga tidak mundur dan cuaca juga bersahabat saat acara peluncuran kapal tersebut ke laut bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Kepala Bagian Umum PT DRU Yahya kepada Saibumi.com.


Ia menyampaikan peluncuran kapal pesanan Kementerian Pertahanan dan Keamanan tersebut akan dilakukan malam hari. “Dimulai acaranya pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai dan rencananya juga akan ada kembang api,” ujarnya.

Untuk acara launching kapal yang baru pertama kali pihak swasta (yakni PT DRU) diberi kepercayaan besar untuk membuat kapal perang untuk Angkatan Laut akan dihadiri tamu-tamu penting. “Yang diundang itu antara lain Menteri Pertahanan, Kepala Staf Angkatan Laut, dan Panglima Armada Bagian Barat. Kalau dari Provinsi Lampung sendiri ada Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Komandan Angkatan Laut,  Komandan Brigadir Infantri, Walikota Bandar Lampung, Dinas Perhubungan Laut, Pelabuhan Indonesia dan Asosiasi Pelayaran Indonesia,” beber Yahya 


Sebelumnya KRI Teluk Bintuni adalah kapal jenis Landing Shift Tank (LST). Kapal perang yang didesain mampu mendarat langsung dipantai ini khusus untuk angkut tank jenis Leopard yang didatangkan dari Jerman. Untuk tahap pertama, Angkatan Laut membuat tiga kapal angkut tank. Untuk kapal angkut tank 1 dan 2 dikerjakan oleh BUMN. Sedangkan pengerjaan kapal angkut tank 3 dipercayakan kepada PT DRU Lampung. Diberi nama KRI Teluk Bintuni dan dari ketiga kapal, hanya KRI Teluk Bintuni yang hampir selesai pengerjaannya.(*)

(Saibumi)

View the Original article

Comments Off on LST KRI Teluk Bintuni Akan Diluncurkan 28 Agustus

Filed under Indonesia

Comments are closed.